Berita Terbaru

Walinagari Usulkan Kenaikan Gaji

Sijunjung Weblog News-doniaries blog

Melalui Forum Walinagari (Forwana), Wali nagari se-Kabupaten Sijunjung secara tertulis mengusulkan kenaikan gaji kepada bupati dari Rp1.250.000 menjadi Rp3 juta perbulan

“Usulan itu secara tertulis telah kami sampaikan kepada Bupati Sijunjung dua bulan lalu,” kata Ketua Forwana Bakri Dt. Majo Indo, di Muaro Sijunjung.

Menurut Bakri yang juga Walinagari Muaro, kenaikan gaji yang diusulkan para pimpinan nagari, merupakan hasil kesepakatan yang dibahas pada rapat koordinasi di Nagari Mundam Sakti, Kecamatan IV Nagari, dua bulan lalu.

Munculnya gagasan itu, karena sekretaris ngari yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), gajinya Rp1.800.000 perbulan. Sementara gaji walinagari hanya Rp1.250.000.

“Supaya ada keseimbangan, kami sepakat mengusulkan kenaikan gaji itu dari Rp1.250.000 menjadi Rp3 juta, dengan harapan bupati dapat memenuhinya,” kata Ketua Forwana Bakri Dt. Majo Indo.

Wakil Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, mengaku tengah membahas usulan kenaikan gaji yang disampaikan para walinagari melalui Forwana.

Usulan kenaikan gaji yang disampaikan walinagari, tentunya tidak terlepas dari masalah keuangan. Justru itu, disamping perlu mengkaji kemampuan daerah, juga harus merujuk kepada peraturan dan petunjuk, kata Wabup

Di sisi lain Wabup mengatakan, Rp1.250.000 yang diterima walinagari sekarang, sebetulnya tidak terlalu kecil bila dibading dengan gaji walinagari di kabupaten lain. Bahkan penerimaan walinagari di Kabupaten Sijunjung, nomor dua terbesar di Provinsi Sumbar

Baca Selengkapnya “Walinagari Usulkan Kenaikan Gaji”  »»

Pesepakbola Muslim


Sijunjung Weblog News-doniaries blog



- Zinedine Yazid Zidane
- Kolo & Yaya Toure (Arsenal & Barcelona)
- Robin Van Persie (Arsenal)
- Nicholas Anelka (Bolton)
- Mohammed 'Momo' Sissoko (Liverpool)
- Ahmed 'Mido' Hossam (Boro)


- Hossam Ghaly (Totteham Hotspurs)
- Franck Riberry (Bayern Muenchen)
- Hamit & Halil Antiltop (Bayern Muenchen & Shalke 04)
- Frederik Kanoute (Sevilla)
- Mahamaddou Diarra (Real Madrid)
- Eric Abidal (Barcelona)
- Nuri Sahin (Feyenoord Rotterdam)
- Sulley Ali Muntari (Pompey)
- Zlatan Ibrahimovic (Inter Milan)
- Hassan "Brazzo" Salihamidzic (Juventus)
- Khalid Boulahrouz (Sevilla)
- Salomon Kalou (Chelsea)
- El-Hadji Diouf (Bolton)
- Diomanssy Kamara (Fulham)
- Mohammed Kallon (Al-Ittihad ext. Inter & Monaco)
- Thiery Henry (Barcelona/Prancis)
- Lilian Thuram (Perancis)
- Lassana Diarra (Real Madrid)
- Karim Benzema (Lyon/Perancis)
- Samir Nasri (Arsenal)
- Hatem Ben Arfa (Lyon)
Pelatih Sepak Bola Muslim
- Bruno Metsu (mantan pelatih Senegal)
- Phillipe 'Omar' Trousier (mantan pelatih Jepang).

Baca Selengkapnya “Pesepakbola Muslim”  »»

Franck Ribéry Seorang Muslim Yang Taat



Sijunjung Weblog News-doniaries blog

ISLAM AGAMAKU -Franck Ribery dikenal sebagai pribadi yang santun, rendah hati, dan rajin melaksanakan shalat lima waktu, di mana pun dan pada kondisi apa pun.

Bagi penggemar sepak bola dunia, tentu sudah tak asing dengan nama Franck Ribery, gelandang serang asal Prancis yang kini bermain di klub raksasa Bundesliga (Jerman), Bayern Muenchen.

Begitu juga, dengan mantan pemain terbaik dunia asal Prancis, Zinedine Zidane, Nicholas Anelka (Chelsea/Prancis), Frederik Kanoute (Sevilla/Mali), Khalid Bouhlahrouz (Sevilla), Zlatan Ibrahimovic (Inter Milan/Swedia), Eric Abidal (Barcelona/Prancis), Kolo Toure (Chelsea), dan Yaya Toure (Barcelona). Mereka adalah pemain sepak bola yang beragama Islam dan menjadi andalan klub maupun negaranya masing-masing.
Berbeda dengan pesepakbola Muslim lainnya, yang lebih dulu memeluk Islam, Franck Ribery justru memeluk Islam setelah bermain di klub asal Turki, Galatasaray, pada 2005.
Secara singkat, Ribery mengatakan, dia memilih ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini karena menemukan kedamaian dalam Islam.
Baginya, Islam adalah sumber kekuatan dan keselamatan. "Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepak bola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan dan saya menemukan Islam," kata Ribery.
BERDOA
Pesepakbola bermata biru yang memperkuat tim Prancis itu memulai karier sepak bolanya, dengan bergabung dengan tim Boulogne di tanah kelahirannya. Kemudian, ia pindah ke tim Ales, Brest and FC Metz.
Kepindahannya ke Olympique Marseille membawanya ke posisi pertama bintang sepak bola Prancis paling populer pada bulan Agustus, Oktober, dan November 2005. Ribery terpilih untuk memperkuat tim Prancis pada Piala Dunia FIFA tahun 2006 yang digelar di Jerman.
Pada 2006 itulah, jati diri Ribery yang telah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam terkuak dan menjadi pemberitaan di tengah pertandingan pembukaan antara tim Prancis melawan tim Swiss saat acara Piala Dunia 2006.
Ketika itu, Ribery tersorot publik tengah menengadahkan tangan sebelum pertandingan dimulai. Ribery tengah berdoa, seperti yang dilakukan seorang Muslim. Saat itulah, banyak orang terkaget-kaget dengan sikapnya. Namun, berkat kecemerlangannya dalam bermain bola, publik pun tak menghiraukan perilaku dan kebiasaan Ribery.
Namun, rutinitas berdoa sebelum pertandingan itu akhirnya terkuak juga. Dan, Ribery mengaku sebagai penganut Islam. Ia menemukan kedamaian dalam agama Islam dan menjadi spiritnya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tak terkecuali saat bermain bola.
Kabar Ribery masuk Islam, menyeruak sejak awal tahun 2006. Kabar itu mula-mula dilansir L'Express. Majalah ini menyebut adanya pemain nasional Prancis yang secara teratur beribadah di masjid di selatan Marseille. Mingguan itu tidak menyebut nama secara eksplisit, namun yang dimaksud adalah Ribery.
Kendati aksi berdoanya di lapangan hijau telah menarik perhatian publik Prancis, Ribery tetap enggan mengemukakan keyakinan barunya itu secara terbuka. Gelandang kanan klub Olympique Marseille ini mengatakan, keimanan barunya adalah perkara pribadi, tak perlu publikasi.
Alhasil, sejumlah spekulasi pun bermunculan. Ada yang menyebut perubahan itu terjadi sejak Ribery bermain bersama klub Galatasaray pada 2005. Ia membantu klub raksasa Turki tersebut memenangi Piala Turki pada tahun 2005. Semasa menetap di Turki, pemain kelahiran Boulogne-sur-Mer, Prancis, 7 April 1983, ini dikabarkan kerap berbaur dan berdiskusi dengan komunitas Muslim di sana.

Baca Selengkapnya “Franck Ribéry Seorang Muslim Yang Taat”  »»

Kemiskinan Masih Mewarnai Kehidupan Rakyat

Sijunjung Weblog News-doniaries blog

Anggota DPRD H. Nofrialdi berharap kepada seluruh aparatur pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Sijunjung untuk membangun daerah yang lebih mandiri dan sejahtra.

“Sekarang Kabupaten Sijunjung sudah berusia 60 tahun. Hendaknya semua pihak mengintrospeksi diri, terlebih aparatur pemerintahan, nilai dengan jujur sudah sejauh mana kualitas pelayanan publik dilakukan dalam menyelesaikan berbagai persoalan kemiskinan yang mewarnai hidup dan kehidupan rakyat,” kata Nofrialdi, Rabu (6/4), di gedung dewan.

Menurut kader terbaik PDIP ini, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sijunjung, saat ini tengah dihadapkan pada persoalan yang berkaitan dengan rendahnya tingkat kesejahtraan masyarakat.

Hal ini merupakan dampak belum optimalnya kontribusi dan peranan sumber daya manusia serta masih belum kreatifnya pemanfaatan berbagai sumber daya lainnya terhadap peningkatan kesejahtraan rakyat.

Kemiskinan yang masih mewarnai hidup dan kehidupan rakyat, kata Nofrialdi, merupakan sinyal bagi seluruh aparatur pemerintah daerah untuk lebih serius menyelenggarakan berbagai program pembangunan.

Untuk itu, selain mengevaluasi diri, juga perlu penguatan komitmen seluruh stakeholder terkait untuk meningkatkan fungsi pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan lebih optimal.

Pengalaman telah menunjukan bahwa sebuah daerah otonom akan dapat berkembang dan maju, bila masyarakat mau dan mampu menempatkan posisi dan tanggungjawabnya sebagai bagian dari proses untuk mewujudkan kesejahtraan bersama.

Konsep seperti inilah yang seharusnya dipahami oleh semua pihak yang terkait dalam sebuah sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah, untuk dijadikan landasan moral bersama bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahtraan rakyat.

Yang juga perlu diingat dan dihayati, tambah Nofrialdi, dalam usia Kabupaten Sijunjung yang sudah 60 tahun, tentunya semakin dituntut peran dan tanggungjawab pemerintah bersama masyarakat untuk memajukan daerah, supaya duduak samo randah tagak samo tinggi dengan daerah lain di Sumatra Barat.

Disadari sepenuhnya, di usia kabupaten yang sudah 60 tahun, tantangan yang bakal dihadapi akan semakin berat dan kompleks. Untuk itu diperlukan kerja keras dan kebersamaan, karena dengan bersatu dan bersama tidak ada yang tidak bisa dilakukan.

Kuncinya, seluruh masyarakat harus sadar dan memahami, bahwa membangun Kabupaten Sijunjung bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, tapi dituntut peran aktif dan keikutsertaan semua komponen.

“Berperan aktif dan berpositif thingking harus kita kembangkan, supaya laju pembangunan semakin deras, pemerataan tercipta dan kesejahtraan terwujud,” ajak Nofrialdi yang akan melanjutkan tugas sebagai wakil rakyat pada periode 2009-2014.

Baca Selengkapnya “Kemiskinan Masih Mewarnai Kehidupan Rakyat”  »»

doni aries weblogs- news from sijunjung © 2009 All Rights Reserved |Design by BloggerTricks.com based on WordpressthemePark